en id

BANDARA LOMBOK INTERNATIONAL AIRPORT MENGGELAR PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT (PKD) KE 104 TAHUN 2019

07 Aug 2019

kembali ke list


PRAYA – Pada tanggan 7 Agustus 2019, Bandara Internasional Lombok akan melakukan kegiatan Pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) ke 104. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya menguji implementasi Dokumen Airport Emergency Plan (AEP), Airport Security Program (ASP) serta memantapkan dan meningkatkan system keamanan dan keselamatan penerbangan dalam penanggulangan Keadaan Darurat di area Bandar Udara Internasiaonal Lombok.

Kegiatan pelatihan Penanggulangan keadaan Darurat (PKD)-104 dilakukan guna mengguji kesiapan personel, fasilitas, prosedur, serta koordinasi, fungsi komunikasi dan komando masing-masing institusi dalam mengambil langkah dan tindakan.

“Ada 5 hal yang baru dalam pelaksanaan kegiatan PKD-104 diLombok International Airport antara lain :

  1. Adanya live streaming yang terhubung langsung ke tamu undangan dan youtube.
  2. Kegiatan PKD-104 ini bersifat real time external atau waktu sesuai posisi.
  3. PKD-104 di Lombok International Airport tanpa menggunakan teks.
  4. Aplikasi table top’
  5. ADMP Exercise sesuai dengan keadaan alam yang ada di lombok.

Kegiatan ini juga dilakukan untuk menguji, melatih dan memantapkan keterlampilan maupun kemampuan personil sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing bidang serta menguji kehandalan sarana dan prasarana penunjang. Hal ini dilakukan guna meminimalkan jumlah korban maupun kerugian, apabila terjadi kecelakaan di lingkungan bandar udara dengan mengerahkan segala potensi yang ada dalam memberikan pelayanan pertolongan maupun penyelamatan secara cepat dan tepat,” Ujar Nugroho Jati selaku General Manager Lombok International Airport.

Dalam dunia penerbangan keadaan darurat terbagi menjadi dua jenis keadaan darurat yang melibatkan pesawat udara dan tidak melibatkan pesawat udara, oleh karenanya kegiatan PKD-104 yang diselenggarakan di Bandara Internasional Lombok ini terbagi dalam 3 jenis kegiatan latihan yang akan dilakukan seluruhnya dalam satu hari (7/8) mulai pukul 13.00 wita hingga selesai, adapun kegiatan latihan yaitu :

  1. Aircraft Accident Exercise, yaitu Skenario Kecelakaan Pesawat Udara yang dilaksanakan di area RRA tepatnya pada sector E16 Grip MAP Bandara Internasional Lombok.
  2. Building Fire Exercise Atau ADMP Exercise, yaitu Skenario Penanganan terjadinya bencana alam (Gempa Bumi) di Bandara Internasional Lombok.
  3. Aviation Security Exercise, Yaitu untuk skneario Aviation Security Exercise disusun secara tertutup oleh pembina teknis kantor pusat, secara garis besar untuk menguji kesigapan para personil avsec apabila ada ancaman atau terrir yang terjadi dibandara sesuai penanganannya yang telah didokumentasikan melalui dokumen Airport Security Programme (ASP).

 

“Aktivitas bandara akan tetap berjalan normal selama latihan, namun tetap harapan kami para calon penumpang yang akan menggunakan Bandara Internasional Lombok pada tanggal 7 Agustus 2019 dapat hadir lebih awal guna menghindari terjadinya keterlambatan. Khawatir para calon penumpang kebingungan bahkan kepanikan karena adanya latihan ini.” Tambah Nugroho Jati.

Pada saat kegiatan latihan tersebut akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas keluar dan masuk ke area bandara yang telah dikoordinasikan dengan apparat keamanan setempat yang tidak akan mengganggu aktivitas operasional. Adapun sifat latihan yang akan dilakukan pada PKD-104 ini bersifat skala besar yang akan melibatkan berbagai pihak baik internal maupun eksternal . adapun pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan PKD-104 ini diantaranya Prum LPPNPI (AirNav Indonesia) Cabang Lombok, TNI-Polri, SAR, BMKG, Balai Karantina, Airlines, Rumah sakit Setempat, dan lainnya. Melalui kegiatan ini, bandara internasional lombok ingin menunjukan komitmennya dalam pemenuhan standar aspek penting dalam penerbangan yaitu 3S+1C (Safety, Security And Compliance) pada para pengguna jasa kebandar udaraan melalui kolaborasi yang intensif anata perserta latihan baik pihak internal dan eksternal dalam melaksanakan kegiatan penangulangan keadaan darurat.

Praya, 7 Agustus 2019

Communication And Legal Section Head

I NYOMANSIANG                                                                                                                                                                                                                                                                                 

Contact Person: I NYOMAN SIANG (Communication And Legal Section Head)

HP: 0811-3954-509 - e-mail: i.siang@ap1.co.id

 

Tentang PT Angkasa Pura I (Persero)

PT Angkasa Pura I (Persero) merupakan salah satu BUMN pengelola bandara di Indonesia. Angkasa Pura I mengelola 13 bandara dan satu Strategic Business Unit (SBU), yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, Bandara El Tari Kupang, dan Ngurah Rai Commercial SBU Bali. Angkasa Pura I juga mempunyai lima anak perusahaan, yaitu PT Angkasa Pura Logistik, PT Angkasa Pura Properti, PT Angkasa Pura Suport, PT Angkasa Pura Hotel, dan PT Angkasa Pura Retail. Informasi tentang Angkasa Pura I dapat dilihat di www.ap1.co.id.